Menu

Mode Gelap
Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan Arus Mudik Penumpang Kapal Pada Lebaran 2026 di Perbatasan RI – Malaysia Turun 20 Persen

Nunukan

Nekat Terobos Jalan Banjir, Motor Siswa SMA di Pedalaman Nunukan Sempat Hanyut Terseret Arus Air

badge-check


					Tangkapan layar momen penyelematan motor salah satu siswa SMAN 1 Sebuku yang hanyut terseret banjir saat nekat menerobos jalan menuju sekolah, Perbesar

Tangkapan layar momen penyelematan motor salah satu siswa SMAN 1 Sebuku yang hanyut terseret banjir saat nekat menerobos jalan menuju sekolah,

NUNUKAN, infoSTI – Hujan deras di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara, mengakibatkan banjir pada sejumlah kecamatan.

Selain wilayah langganan banjir di Kecamatan Sembakung, banjir di Kecamatan Sebuku, yang juga merupakan wilayah pedalaman terpencil juga menjadi keluhan masyarakat.

Baru baru ini, beredar sebuah video puluhan siswa siswi SMAN 1 Sebuku yang berangkat sekolah, dimana salah satu siswa terseret arus air karena nekat melewati aliran banjir.

‘’Itu di jalan Apas, Sebuku kemarin. Jadi kami nekat terobos arus air demi menuju sekolah,’’ ujar salah satu siswa SMAN 1 Sebuku, Muhammad Yusuf, dikonfirmasi kejadian motor salah satu temannya sempat hanyut terseret banjir, Kamis (22/5/2025).

Yusuf menuturkan, di jalan utama menuju sekolah, ada bagian aspal yang putus, diduga akibat tekikis banjir.

Bagian tersebut, menjelma jalur air dan menjadi tantangan bagi puluhan anak anak SMAN 1 Sebuku dari arah Satuan Pemukiman/SP 1 Sebuku.

Air mengalir deras, dan menjadi penyebab peristiwa hanyutnya motor salah satu siswa SMAN 1 Sebuku.

‘’Saat dia terseret banjir, teman teman semua letak motor. Ramai ramailah tahan motornya, Alhamdulillah bisa diselamatkan,’’ tuturnya.

Akibatnya, sepatu dan pakaian anak anak tersebut basah. Meski begitu, mereka tetap pakai untuk sekolah, dan baru dijemur setelah sekolah usai.

Yusuf dan teman temannya berharap ada perhatian pemerintah daerah atas kondisi jalanan menuju SMAN 1 Sebuku.

Pada musim penghujan seperti saat ini, para pelajar harus dihadapkan dengan banjir dan jalanan yang menantang.

Kadang meski mereka berangkat pagi paginke sekolah, saat hujan deras mengguyur, akses jalan menuju sekolah menjelma medan tantangan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

‘’Biar jangan sampai ada kejadian motor teman kami hanyut macam kemarin. Maunya dibaiki itu jalanan,’’ kata Yusuf.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara