Menu

Mode Gelap
Saat MBG Dinikmati Sejumlah Siswa Siswi Anak TKI Malaysia di Pulau Sebatik Malaysia Naikkan Harga Tiket Kapal Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia, Kapal Nunukan – Tawau Segera Menyusul Naikkan Tarif DPRD Kaltara Usulkan Pembentukan Tim Penyelesaian Konflik Perkebunan Tingkat Provinsi Bahas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Sungai Kayan, Arming : Harus Mensejahterakan Masyarakat di Kawasan Sungai Banjir Tahunan di Perbatasan RI – Malaysia, DPRD Kaltara Desak Penanganan Komprehensif Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya Idul Fitri Bagi 885 Warga Binaan Pemasyarakatan

Kaltara

Cerita Para Pekerja di Nunukan Memilih Pulang Kampung Lewat Malaysia, Jauh Lebih Murah dan Lebih Cepat

badge-check


					Suasana di terminal 1 Kuala Lumpur International Air port, Perbesar

Suasana di terminal 1 Kuala Lumpur International Air port,

NUNUKAN, infoSTI – Para pekerja di Nunukan, Kalimantan Utara, banyak yang memilih mudik lewat Malaysia, khususnya di momen liburan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Untuk menuju Malaysia, dari Kabupaten Nunukan yang merupakan perbatasan RI, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam, dengan harga tiket Rp 350.000, menggunakan kapal regular, di Pelabuhan Internasional Tunon Taka.

‘’Saya lebih milih lewat Malaysia dari pada lewat Tarakan. Jauh sekali perbandingan biayanya. Dan jauh lebih cepat juga,’’ ujar Adi Sitanggang, salah satu karyawan RRI Nunukan asal Medan, saat dihubungi, Rabu (26/3/2025).

Adi memberi contoh pembanding. Jika mudik lewat Kota Tarakan, kita akan naik kapal dengan biaya Rp 280.000, lalu menuju bandara naik Grab atau Angkot.

Dari Tarakan ke Medan, pesawat akan transit di Jakarta, baru melanjutkan perjalanan ke Medan.

Pada hari biasa, di luar momen liburan, tiket pesawat Tarakan – Jakarta, sekitar Rp 2 jutaan, dan Jakarta – Medan, paling murah Rp 1,5 juta.

Sementara jika lewat Malaysia, dari Nunukan, kita membeli tiket seharga Rp 350.000 sampai Tawau.

Tiket pesawat tersedia dalam bentuk paket, sehingga calon penumpang tidak perlu memikirkan lagi penerbangan dari Tawau – Kuala Lumpur.

‘’Tiket pesawatnya saya pesan online, dan harganya Rp 1,3 juta. Itu untuk jurusan Kuala Lumpur – Medan. Jauh sekali bedanya kita terbang dengan penerbangan domestik,’’ katanya lagi.

Pekerja lain, asal Jawa Tengah, Zainal Arifin, juga mengamini murahnya mudik dari Malaysia.

‘’Penjualan tiket lebaran biasa ada promo sepaket. Kita tidak perlu beli tiket ngecer. Contohnya beli tiket dari Tawau ke KL, terus beli lagi KL – Jakarta. Kita beli promo paketan, ikuti arahan petugas bandara, selesai urusan,’’ kata dia.

Zainal mengaku sudah sering mudik lewat Malaysia.

Pengalamannya, ia bagikan ke teman teman di Nunukan, dan diikuti oleh banyak pekerja lain.

‘’Gak ribet dan murah yang jelas. Kalau mau santai, bisa menginap dulu di KL, jalan jalan keliling kota. Murah sekali disana biaya wisata. Jadi terasa sekali kalau liburan,’’ tuturnya.

Mudik lewat Kuala Lumpur, juga lebih efisien, bukan hanya dari sisi anggaran, tapi juga waktu.

Penerbangan Tawau – Kuala Lumpur, ditempuh sekitar 2 jam. Demikian juga penerbangan Kuala Lumpur – Jakarta.

‘’Recommended banget buat yang budgetnya pas pasan. Kalau dalam negeri harga tiket naik di momen liburan. Kalau penerbangan internasional, jauh lebih murah,’’ kata Zainal.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara