Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Nunukan

Sampaikan Visi Misi 5 Tahun, Bupati Nunukan Jabarkan Sejumlah PR Berat di Perbatasan RI – Malaysia

badge-check


					Penyampaian pidato Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus, di sidang Paripurna, Rabu (5/3/2025). Perbesar

Penyampaian pidato Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Irwan Sabri - Hermanus, di sidang Paripurna, Rabu (5/3/2025).

NUNUKAN, infoSTI – Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri – Hermanus, membacakan pidato visi misi dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Nunukan, Rabu (5/3/2025).

Membuka pidatonya, Irwan Sabri menegaskan bahwa sejak dirinya maju sebagai calon Bupati Nunukan, hingga mengemban tugas sebagai Bupati, ia telah bertekad mendarmabhaktikan fikiran dan tenaga untuk bekerja keras membangun Nunukan.

“Kabupaten Nunukan sudah berusia 25 tahun, masih banyak hal yang belum tersentuh pembangunan dengan merata,” ujarnya membuka pidato.

Hari ini, Kabupaten Nunukan masih merasakan keterbatasan kapasitas dan kualitas konektifitas antar wilayah dan infrastruktur dasar.

Nunukan masih mengalami keterbatasan sistem transportasi yang terintegrasikan.

“Terjadi degradasi lingkungan akibat aktifitas pertambangan dan perkebunan,” urainya.

Sampai hari ini, Kabupaten Nunukan masih memiliki ketimpangan dan kesenjangan dalam pembangunan daerah pedalaman yang merupakan wilayah 3T.

Daerah perbatasan negara ini, masih bermasalah dengan rendahnya kualitas dan daya saing SDM karena terbatasnya kompetensi dan belum meratanya tenaga pendidik dan kesehatan.

“Perlunya hilirisasi produk pertanian, perikanan dan kelautan. Distribusi perdagangan yang terhambat,” lanjutnya.

Belum lagi masalah rentannya ketahanan air, energy, dan pangan, serta belum.optimalnya tata kelola pemerintah daerah, dan masih banyak lagi,” kata dia.

Irwan menegaskan, sejumlah persoalan tersebut menjadi fokus perhatian dan telah dituangkan dalam visi misinya.

Ia menjabarkan, IRAMA (Irwan – Hermanus), memiliki visi perubahan, yaitu, inovatif, sejahtera, adil dan mandiri. Dengan misi,

1. Peningkatan kualitas SDM yang cerdas, sehat, berkarakter.

2.Peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal.

3.Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan. Melayani cepat dan tuntas.

4. Percepatan dan penuntasan pembangunan infrastruktur dasar yang adil dan merata.

5. Menciptakan tata kehidupan yang harmoni, dengan menjaga dan melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal.

“Dari visi misi tersebut, kami menuangkannya dalam 17 arah baru menuju perubahan Kabupaten Nunukan,” imbuhnya.

Ia percaya hal tersebut akan menjadi modal awal untuk terus melaju melaksanakan pembangunan, memperbaiki kondisi dan keadaan.

Dengan semagat ‘Energy baru’ ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder menjadi mitra, bergandengan tangan, menuju harapan Nunukan lebih baik.

“Kembali saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan yang telah mempercayai IRAMA untuk menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan,” lanjutnya.

“Mohon do’a restu untuk kami bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab kami,” turup Irwan Sabri.

Facebook Comments Box

Trending di Nunukan