Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Advertorial

Tingkatkan Budaya Literasi, Pemprov Kaltara Menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPIBS)  

badge-check


					Sosialisasi TPBIS di Hotel Luminor yang diselenggarakan DPK Kaltara, Perbesar

Sosialisasi TPBIS di Hotel Luminor yang diselenggarakan DPK Kaltara,

TANJUNG SELOR, infoSTI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltara, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), di Hotel Luminor pada senin (25/11/2024).

Acara, diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari para pustakawan/tenaga perpustakaan se-Kaltara, perpustakaan desa/kelurahan, serta taman bacaan masyarakat secara luring maupun daring.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltara Dr. Hm Suriansyah, M.AP.,mengapresiasi kegiatan TPIBS yang berlangsung pada hari ini.

‘’Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta serta narasumber yang juga telah berkenan untuk hadir hari ini,” ujarnya memberi sambutan.

Ia mengatakan, untuk mencapai Indonesia Emas pada 2045 mendatang, membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing adalah sebuah keharusan.

Oleh karena itu, dalam meningkatkan kualitas layanan, maka perpustakaan juga perlu bekerjasama dengan berbagai pihak.

Baik itu masyarakat maupun swasta, untuk pembentukan, pengelolaan, penyelenggaraan, pengembangan serta pengawasan.

‘’Sehingga, menjadikan perpustakaan menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Baik itu buku, computer dan internet, serta tenaga-tenaga pengelola perpustakaan yang terlatih, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan,’’ jelasnya.

Program revitalisasi melalui TPIBS ini, dilaksanakan guna mendukung Program Prioritas Nasional 1.

Yaitu, Percepatan Pengurangan Kemiskinan Melalui Penguatan Literasi Untuk Kesejahteraan.

Revitalisasi ini, merupakan suatu pendekatan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sosialisasi yang berlangsung, para peserta diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai transformasi perpustakaan yang bertujuan meningkatkan penggunaan layanan oleh masyarakat, untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan hari ini, kita semua dapat turut meningkatkan transformasi perpustakaan, sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan budaya literasi di Provinsi Kaltara yang kita cintai ini.” kata Suriansyah.

Sumber berita : DKISP Kaltara.

Facebook Comments Box

Trending di Advertorial