NUNUKAN, infoSTI – Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur dan Utara, Yan Rusmanto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (14/10/2026).
Kunker ini memiliki tujuan untuk penguatan seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Nunukan, sekaligus untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kinerja, dan menyatukan langkah dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berdampak dan bermakna.
Dalam arahannya, Yan Rusmanto menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.
‘’Disiplin harus menjadi budaya yang hidup di setiap tingkatan organisasi, dan pelayanan prima adalah komitmen yang tidak boleh luntur,’’ ujarnya.
Ia mengajak seluruh petugas untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi senantiasa menghadirkan inovasi dan hasil nyata yang bermanfaat, baik bagi organisasi maupun masyarakat.
Setiap petugas wajib memiliki integritas, memiliki kinerja yang baik, sehingga menghadirkan sistem pemasyarakatan yang berdampak.
‘’Bangun soliditas, perkuat sinergi, dan bergerak bersama untuk mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju dan berdampak,” ujarnya lagi.
Misi penguatan Lapas yang dibawa Yan Rusmanto, difokuskan pada peningkatan tata kelola yang sistemik, pencegahan gangguan keamanan berbasis kepatuhan, serta transparansi.
Ia mengatakan, pengamanan Lapas tidak lagi bersifat reaktif, melainkan mengedepankan manajemen risiko terukur, pengawasan berlapis, serta peran aktif Satuan Operasional Kepatuhan Internal (SATOPS PATNAL).
Ia juga mendorong pembenahan menyeluruh, penguatan pengawasan internal/eksternal, serta jaminan pemenuhan hak-hak warga binaan sesuai standar hak asasi manusia.
Seluruh petugas Lapas ditekankan untuk menjaga soliditas tim, disiplin, profesionalisme, serta pelayanan yang humanis dan proporsional tanpa fasilitas berlebihan. Dan terus memperkuat kerja sama pengamanan dan pembinaan dengan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait.
‘’Pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan hukuman, melainkan membina, membimbing, dan mempersiapkan warga binaan untuk kembali menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat,’’ katanya lagi.
Selain memberikan arahan, kunjungan ini juga disertai peninjauan langsung ke berbagai fasilitas di lingkungan Lapas Nunukan. Mulai dari ruang pelayanan, ruang keterampilan, hingga tempat kegiatan warga binaan.
Yan Rusmanto bahkan meninjau perkembangan layanan P2U (Pengamanan Pintu Utama), memeriksa kesiapan sistem informasi, serta melihat langsung proses pembinaan keterampilan dan kegiatan kreatif warga binaan.
Ia juga menyempatkan diri melihat langsung kegiatan di Griya Winaya Janma, yaitu tempat pembinaan keterampilan yang terus dikembangkan.
‘’Setiap warga binaan, termasuk kaum perempuan, berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Terus belajar dan melangkah dengan keyakinan, bahwa masa depan yang lebih baik masih bisa diperjuangkan,’’ tutupnya.











