Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Kaltara

Arus Mudik di Nunukan Membeludak, Tiket Kapal Laut Harus Dipesan Jauh Jauh Hari, Petugas Dishub Sering Disalahkan Karena Tiket Pesawat Hangus

badge-check


					Sejumlah penumpang Speed boat yang akan berangkat ke Tarakan melalui PLBL Liem Hie Djung, Nunukan. Perbesar

Sejumlah penumpang Speed boat yang akan berangkat ke Tarakan melalui PLBL Liem Hie Djung, Nunukan.

NUNUKAN, infoSTI – Arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H, di Nunukan, Kalimantan Utara, membeludak.

Sejumlah loket di Pelabuhan Speed Boat Liem Hie Djung, Tanah Merah, Nunukan bahkan tak lagi menyediakan tiket untuk beberapa hari ke depan.

Kepala Seksi Operasi Pelabuhan Speed Boat Liem Hie Djung, Nunukan, Alex mengatakan, penumpukan penumpang kapal rute Nunukan – Tarakan terus naik dalam tiga hari belakangan.

‘’Tanggal 22 Maret kemarin tercatat penumpang sebanyak 386 orang, lalu 23 Maret sekitar 449 orang dan 24 Maret sebanyak 462 orang,’’ ujar Alex, ditemui Rabu (25/3/2026).

Saat ini, tiket untuk keberangkatan dua hari kedepan juga sudah ludes terjual, sehingga Alex mengimbau agar para pemudik bisa bersabar menunggu.

Ia juga menegaskan tidak akan ada kenaikan harga tiket speed boat meski jumlah penumpang masih berpotensi membeludak selama beberapa hari kedepan.

‘’Harga tiket speed boat untuk Nunukan – Tarakan, masih dibanderol Rp 280.000. Itu sudah ditetapkan dan tidak aka nada kenaikan di tengah penumpukan penumpang saat ini,’’ tegas Alex.

Ia menjelaskan, ada sekitar 8 armada penumpang speed boat yang melayani rute Nunukan – Tarakan dan sebaliknya, dengan durasi perjalanan normal sekitar 2,5 jam perjalanan.

‘’Alhamdulillah perjalanan lancar, tidak ada laporan kendala di perjalanan dan semoga seterusnya begini, jangan sampai ada hal yang tak dimau,’’ kata dia.

Banyak penumpang marah

Kondisi tiket speed boat yang kosong dan membeludaknya penumpang, diakui Alex menjadi persoalan serius.

Para petugas Dinas Perhubungan di PLBL Liem Hie Djung, sering ditelfon masyarakat untuk dimintai tolong memberi jatah tiket atau bahkan menjadi pelampiasan kemarahan masyarakat, khususnya mereka yang sudah memesan tiket pesawat terbang.

‘’Kami menjadi pelampiasan kemarahan penumpang yang megejar jadwal penerbangan di Bandara Tarakan. Pada dasarnya itu bukan salah kami, tapi kami berusaha legowo dan nerimo dimarah marah,’’ kata Alex.

Tidak ada cara lain menetralisir kemarahan penumpang, kecuali mengimbau agar masyarakat mendahulukan perjalanan lautnya, ketimbang perjalanan udara.

‘’Jadi imbauan kami, alangkah baiknya mengurus atau memesan tiket perjalanan laut dulu sebelum memesan tiket pesawat terbang. Kalau tidak, pastikan waktu perjalanan laut tak membuat tiket pesawat kita hangus,’’ imbuhnya.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara