Menu ✖

Mode Gelap
Sering Diusir Aparat Malaysia ‘Kami Hanya Mampu Terus Bertahan  Sambil Menunggu Pembayaran Ganti Untung dari Pemerintah RI’ Kunker ke Nunukan, Kanwil Ditjenpas Kaltimtara Yan Rusmanto Lakukan Penguatan Lapas Paras Festival di HUT Nunukan 27 Tahun, BPS Mencatat Kenaikan Omset Ekonomi Mencapai Rp 1,054 Miliar Sebanyak 12 SPPG 3T di Wilayah Tengah Indonesia Diresmikan, Harga Menu Sesuai HET dari Tim TPID Pemprov Kaltara Usulkan Sekolah Diberi Kesempatan Sebagai Penyedia Bahan Baku MBG Sebanyak 12 SPPG Wilayah Tengah Diresmikan, Dipusatkan di Pulau Sebatik

Kaltara

Menderita Sesak Nafas dan Pembengkakan Kaki, Seorang PMI Malaysia Dipulangkan Melalui Nunukan

badge-check


					Yohanis Ilin (48) PMI Malaysia asal NTT direpatriasi melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan karena mengalami sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sabtu (25/10./2025). Dok. Edy. Perbesar

Yohanis Ilin (48) PMI Malaysia asal NTT direpatriasi melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan karena mengalami sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sabtu (25/10./2025). Dok. Edy.

NUNUKAN, infoSTI – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, bernama Yohanis Ilin (48), warga Desa Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dipulangkan ke Indonesia, melalui pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (25/10/2025).

‘’Yohanis menderita sesak nafas dan pembengkakan kaki. Sehingga direpatriasi kembali ke Indonesia,’’ ujar Kepala Kantor Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan, Kombes Pol Andi Muhammad Ichsan, dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Minggu (26/10/2025).

Repatriasi, dilakukan atas dasar Surat Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu Nomor: 066q/PK/10/2025/05/05 tanggal 23 Oktober 2025.

Yohanis, dipulangkan dengan pendampingan petugas Konsulat RI Kota Kinabalu, menggunakan KM. MV.Mid East Express, dan tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, sekitar pukul 12.50 wita.

Diterangkan, Yohanis Ilin sebelumnya sudah mendapat perawatan medis di Hospital Kudat dan Hospital Papar, Sabah, Malaysia.

Namun, kondisinya masih memerlukan perawatan lanjutan di Indonesia.

‘’Setelah tiba di Nunukan, Yohanis kita bawa ke RSUD Nunukan dengan pembiayaan dari BP3MI,’’ jelas Ichsan.

‘’Setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih, Yohanis akan dipulangkan ke daerah asalnya di Nusa Tenggara Timur untuk diasuh oleh pihak keluarga,’’ kata Ichsan lagi.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara