Menu ✖

Mode Gelap
Seluas Tiga Hektar Lahan Sawit di Desa Butas Bagu Pedalaman Nunukan Terbakar di Tengah Malam Nyaris Hangus Terbakar, Kebakaran Gedung LVRI Nunukan Berhasil Dipadamkan   Siapkan Atlet Unggulan, PBFI Nunukan Yakin Mendulang Emas di Porprov Kaltara 2026 Sawah Seluas 3 Hektar Milik Warga Pedalaman Lumbis Terbakar, BPBD Nunukan Imbau Masyarakat Tak Buka Lahan dengan Membakar Tukang Urut di Nunukan Membungkus Rapat Jasad Ibunya Dengan Lapisan Kain, Ditemukan Setelah Sepekan Dalam Kondisi Membusuk Perkuat Sinergitas dan Kebersamaan, Bupati Nunukan Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Kaltara

Nunukan

Dua Mobil Adu Banteng di Bukit Menangis Sebatik, Mobil Ringsek, Dua Pengemudi Dilarikan ke Puskesmas

badge-check


					Dua mobil yang terlibat laka lantas di Bukit Menangis Sebatik, Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, Senin (7/4/2025). Perbesar

Dua mobil yang terlibat laka lantas di Bukit Menangis Sebatik, Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, Senin (7/4/2025).

NUNUKAN, infoSTI– Sebuah kecelakaan lalu lintas, antara mobil Xenia abu abu dengan Nomor Polisi DD 1227 VU dan Daihatsu Grandmax abu abu, nomor plat B 1582 PIM, terjadi di sebuah tikungan menanjak, Jalan Poros, Bukit Menangis, RT 06, Desa Bambangan, Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (7/4/2025) sekitar pukul 10.50 wita.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan kedua mobil penyok dan ringsek.

Sementara kedua pengemudi, dilarikan ke Puskesmas Desa Setabu, untuk menjalani perawatan.

‘’Jenis kecelakaannya adu banteng. Satu mobil menanjak, dan satunya turun,’’ ujar Kapolsek Sebatik Barat, Iptu Didik Triastoro, saat dihubungi.

Ia menuturkan, pengemudi Mobil Xenia, Lukman, berangkat dari  Bambangan menuju arah Bukit Menangis, Desa Bambangan.

Sesampainya di tikungan menanjak Bukit Menangis, mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikan Fahmi, datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Mobil Grandmax, mengambil jalur Mobil Xenia yang sedang menanjak, sehingga benturan cukup keras terjadi.

‘’Mobil dua duanya ringsek bagian depan,’’ katanya lagi.

Adapun pengemudi Mobil Xenia, Lukman, mengalami luka bengkak dan memar pada dahi sebelah kanan.

Sementara pengemudi Mobil Grandmax, Fahmi, menderita patah tulang bahu sebelah kanan.

‘’Kedua pengemudi, saat ini dalam perawatan petugas Kesehatan Puskesmas Setabu,’’ kata Didik.

Data yang diperoleh polisi, Lukman (39) dan Fahmi (29), sama sama warga Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Pancang, Sebatik Utara.

Polisi menyimpulkan, laka lantas tersebut dikarenakan Mobil Daihatsu Grandmax melaju kencang saat jalan menurun.

Sehingga saat sampai di tikungan Bukit Menangis, pengemudi tak dapat menguasai laju kendaraannya.

Mobil kemudian mengambil jalur kendaraan lain yang berlawanan arah, sehingga terjadi tabrakan.

‘’Kedua kendaraan yang mengalami tabrakan, kita evakuasi untuk diamankan,’’ kata Didik.

Facebook Comments Box

Trending di Kaltara